Minggu, 01 Oktober 2017

Magnesium, Mineral penting untuk Manusia

Mengapa kita butuh Magnesium.

MAGNESIUM, Raja dari semua mineral yang tubuh butuhkan.

Magnesium adalah mineral utama yang dibutuhkan tubuh makhluk hidup baik manusia, tumbuhan dan hewan. Setiap sel dalam tubuh makhluk hidup membutuhkan magnesium untuk mengoptimalkan metabolisme, Menghasilkan energi, memperbaiki DNA sel yang rusak, mensintesis protein dan banyak fungsi lainnya. Magnesium juga elemen penting untuk mengaktifkan enzim-enzim dalam tubuh agar dapat berfungsi sebagaimana mestinya.

Mayoritas manusia pada zaman sekarang mengalami kekurangan magnesium yang sangat parah. Hal itu terutama karena gaya hidup masa kini memaksa tubuh menggunakan nutrisi untuk mengatasi stress. Tubuh kita biasanya memiliki sekitar 1-2 ons magnesium di gigi, otak, tulang, jantung, dan bahkan dalam darah kita. Setiap sel dalam tubuh kita membutuhkan mineral ini agar dapat berfungsi dengan benar. Magnesium bertanggung jawab untuk lebih dari 300 proses metabolisme! Ini adalah mineral yang sangat penting bagi kesehatan kita. Olehnya itu dianjurkan asupan Magnesium per hari adalah 500-1000 mg/hari.

Sumber Magnesium cukup melimpah di alam. Ditemukan dalam sayuran berdaun hijau seperti bayam atau kangkung, ikan, alpukat, cokelat hitam, biji-bijian, kacang-kacangan, dan sumber pangan lainnya.

Sekitar 50% dari magnesium total yang terdapat dalam tubuh berada dalam tulang. Sisanya terdapat dalam sel-sel jaringan dan organ. Hanya 1% magnesium tubuh yang berada dalam darah.

Tubuh kita selalu bekerja keras untuk mempertahankan kadar magnesium yang konstan.

Manfaat asupan nutrisi mineral magnesium
1. Meringankan asma.
Beberapa studi menunjukkan bahwa intravena (IV) magnesium dapat membantu meringankan penyakit asma akut pada orang dewasa dan anak-anak usia 6 sampai 18 tahun. Tetapi belum ada bukti klinis yang menunjukkan jika mengkonsumsi magnesium membantu mengontrol gejala asma. Meskipun demikian, rendahnya asupan magnesium dapat meningkatkan risiko terkena asma. Sebuah studi klinis yang melibatkan 2.500 anak-anak, usia 11-19 tahun, menemukan bahwa kurangnya asupan magnesium menjadi penyebab tingginya risiko asma.
Magnesium telah dibuktikan oleh beberapa sahabat di sini dapat memulihkan asthma secara total. Waktunya tidak sebentar, namun berbulan-bulan rutin dibalur ke seluruh tubuh.

2. Menjaga kestabilan tekanan darah. Mengkonsumsi makanan tinggi magnesium seperti susu, buah, dan sayuran secara teratur bisa membantu anda menjaga kestabilan tekanan darah. Sebuah studi dengan melibatkan 8.500 wanita menemukan bahwa asupan tinggi magnesium dapat mengurangi risiko hipertensi. Magnesium membuat pembuluh darah menjadi lentur, membuat resiko stroke akibat hipertensi menjadi menurun.

3. Mencegah penyakit jantung, dan memulihkan kondisi tubuh pasca stroke. Kekurangan magnesium sering dikaitkan dengan serangan jantung, karena salah satu fungsi magnesium adalah menjaga kestabilan detak jantung. Magnesium melindungi jantung dengan cara menenangkan saraf dan memediasi proses pencernaan yang menganggu sistem kardiovaskular Anda. Untuk memenuhi kebutuhan magnesium harian cobalah banyak mengkonsumsi makanan seperti susu, buah segar, sayur dan kacang-kacangan.

4. Mencegah dan memulihkan insomnia.
Magnesium memiliki efek menenangkan dengan cara mengontrol detak jantung. Ini bukan hanya bermanfaat untuk mengobati stres, tetapi juga membantu anda mendapatkan tidur yang berkualitas. Stres dan ketegangan sering menjadi penyebab utama masalah sulit tidur atau insomnia.

5. Mencegah dan memulihkan diabetes.
Magnesium meningkatkan sekresi insulin, yang memfasilitasi metabolisme gula. Tanpa Magnesium, glukosa tidak dapat mentransfer ke dalam sel. Glukosa dan insulin bisa menyebabkan kadar gula darah meningkat, sehingga menyebabkan berbagai jenis kerusakan jaringan, termasuk saraf mata.

6. Meningkatkan produksi kolagen.
Magnesium adalah mineral penting untuk memproduksi protein yang secara perlahan berubah menjadi kolagen. Kolagen yang terjadi secara alami oleh protein sebagian besar ditemukan di jaringan berserat seperti tendon, ligamen, kornea, tulang, usus, tulang rawan, dan pembuluh darah. Semakin banyak kolagen dalam sistem tubuh kita, maka organ2 vital tubuh akan bisa bekerja maksimal.
Kolagen juga dibutuhkan oleh organ tubuh terluar yaitu kulit untuk menjaga kelenturan dan kesehatannya.

7. Meringankan Fibromyalgia.
Fibromyalgia adalah suatu penyakit yang menyebabkan penderitanya mengalami rasa sakit di sekujur tubuh. Penyakit ini bisa dikurangi dengan banyak mengkonsumsi makanan tinggi kalsium dan megnesium. Sebuah studi yang menggunakan 24 orang dengan fibromyalgia menemukan bahwa pasien yang diberi suplemen dengan tinggi asam malat dan magnesium selama 2 bulan mengalami rasa sakit lebih ringan. Studi lain menunjukkan kombinasi kalsium dan magnesium dapat membantu beberapa orang dengan fibromyalgia.

8. Meningkatkan kesehatan tulang.
Magnesium menjadi salah satu minereal penting untuk menjaga kepadatan tulang. Kurangnya konsumsi makanan tinggi magnesium dapat menjadi penyebab osteoporosis. Magnesium membantu dalam regulasi kadar kalsium dalam tubuh, bersama dengan vitamin D, tembaga, dan seng. Untuk mempertahankan kepadatan tulang kita harus mencukupi kebutuhan kalsium, vitamin D, dan magnesium dari makanan atau suplemen. Tetapi lebih baik jika anda mendapatkan asupan magnesium dari makanan untuk menghindari efek samping suplemen magnesium.

9. Mencegah Resiko Gangguan Pencernaan.
Magnesium membantu mediasi proses pencernaan dan mencegah masalah pencernaan seperti muntah, kram, nyeri perut, flatulen, dan konstipasi.

10. Mengurangi Resiko Gangguan Psikiatrik
Kecukupan asupan magnesium dalam tubuh mengurangi resiko gangguan psikiatrik. Magnesium digunakan sebagai obat untuk kondisi gangguan fungsi psikiatrik berat seperti serangan panik, stress, kecemasan, dan gejolak emosi yang tidak wajar.

11. Mencegah Kram Otot.
Gejala kram kaki dapat disebabkan defisiensi magnesium. Memberikan suplemen magnesium dapat menyembuhkan kram pada kaki.

13. Membantu Mencegah Masalah Pernapasan
Mendapat asupan magnesium yang mencukupi dapat mengurangi resiko gangguan pernapasan termasuk asma. Pasien asma kronis mungkin dapat bernapas dengan normal kembali dengan bantuan suplemen magnesium yang membantu mengendurkan otot bronchial. Bahkan napas menciut dan sesak napas dapat diredakan dengan pemberian magnesium melalui intravena (infus).

14. Memperkuat Imunitas
Magnesium juga berperan meningkatkan kekebalan tubuh terhadap berbagai potensi gangguan kesehatan.

15. Memulihkan DNA sel kanker menjadi normal kembali.
Jangan lupa, keberadaan mineral magnesium yang cukup dalam sel akan menjaga DNA sel selalu dalam kondisi normal. Sel kanker adalah sel yang DNA nya sudah bermutasi. Karenanya asupan magnesium akan sangat membantu pemulihan pasien kanker.

Tanda-tanda kekurangan magnesium
Tanda-tanda peringatan dini bahwa Anda kekurangan magnesium diantaranya :
1. Keram kaki
2. Insomnia
3. Kegelisahan
4. Tekanan darah tinggi
5. Nyeri otot atau fibromyalgia
6. migrain Persistent
7. Kelelahan
8. Diabetes tipe II
9. Osteoporosis

Selain itu, Anda mungkin mengalami kehilangan nafsu makan, mual, dan kelemahan secara keseluruhan. Jika kekurangan magnesium tidak diobati maka ini dapat menyebabkan tanda-tanda / gejala lebih serius.

Berikut adalah beberapa tanda-tanda peringatan yang lebih parah bahwa Anda kekurangan magnesium:
1. Mati rasa dan kesemutan
2. Perubahan kepribadian
3. Kontraksi otot dan kram
4. irama jantung abnormal
5. Kejang
6. Kejang Jantung


Sumber : Google search dan Arsip Magnesium KBSI

0 komentar:

Posting Komentar